Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Senin, 11 Juni 2012

PENYIMPANAN HARTA

Sebuah kasur tua yang bersi uang 1 juta dollar AS (sekitar Rp 10 milliar) dibuang oleh seorang
perempuan Israel. Sebab, ia menganggap kasur itu sudah usang dan jadi sampah. Anat, seorang
warga di kota pantai Tel Aviv, Israel, tak mengetahui ibunya menyembunyikan sangat banyak
tabungannya di dalam kasur tua tersebut, yang diganti dengan kasur baru yang dibeli Anat.
         Namun, sudah sangat terlambat bagi Anat untuk mulai mencari ''harta karun'' itu.
setelah benda tersebut dibawa oleh pekerja sampah ke tempat penimbunan. Perempuan yang
sangat sedih itu kini masih mencari kasur tersebut di antara ribuan ton sampah di tiga tempat pembuangan sampah yang berbeda.
         Kisah ini mengingatkan kita bahwa harta kita di dunia ini bisa hilang dengan berbagai cara.
Tuhan Yesus mencontohkan bahwa harta kita bisa habis karena ngengat (bencana alam), karat (waktu), atau di curi (diambil orang lain). Dalam konteks sekarang, harta anda bisa hilang karena disapu tsunami atau kebakaran. Harta anda juga bisa menyusut karena digerogoti waktu.
Harta anda juga bisa lenyap karena dirampas oleh orang lain.
         Cara paling aman penyimpana harta kita adalah dengan menginvestasikan di sorga.
Caranya mudah, anda bisa bisa mulai dengan memberi persembahan di gereja, mendanai lembaga-
lembaga pelayanan Kristen, memberi beasiswa, memberi pinjaman modal kerja bagi orang miskin,
dan berbagai hal yang berdimensi kekekalan. Dengan melakukan ini, maka hati anda akan merasa tentram.



LEBIH DARI HIDUP

Manakah lebih mudah, mati bagi Tuhan atau hidup bagi Tuhan?. Demikian seorang pendeta,
di suatu ibadah. Malam hari itu dalam hati saya menjawab, keduanya sulit, tidak ada pilihan.
Saya kemudian mendengar Pendeta tersebut meneruskan kalimatnya, memang keduanya
sulit, tetapi lebih mudah mati bagi Tuhan di banding hidup bagi-Nya.
        Berhadapan dengan maut, kita mungkin hanya sekali saja membuat pilihan bagi Tuhan,
tetapi menjalani hidup bagi Tuhan bisa terbentang ribuan pilihan. membuat satu pilihan saja
tidak mudah apalagi menghadapi banyak pilihan. Tetapi kitab Roma berkata bahwa ia yakin
''baik maut maupun hidup..''. Yah, baik maut maupun hidup Yesus lebih besar dari keduanya.
        Kita mungkin bukan tandingan maut ataupun hidup, sebab kita tidak berkuasa atas
keduanya. Kita tidak dapat mengendalikan apa yang terjadi di hidup kita, tetapi Yesus tetap
berkuasa bahkan dalam situasi yang paling di luar kendali sekalipun yang dapat terjadi
di hidup kita. Sebab Yesus lebih besar dari hidup.