Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Featured Posts

Rabu, 27 Juni 2012

Mengadu Pada Yesus

Banyak orang ketika dalam tekanan dan pergumulan kerap tidak bisa menahan mulut
untuk mengeluh kesana kemari. Namun, kita perlu belajar dari sosok Hana dan Yesus.
Ketika ada pergumulan dan tekanan berat, Hana mengadu pada Tuhan. Yesus ketika
ada pergumulan berat sebelum disalib juga datang mengadu kepada Bapa.
Dia berdoa sampai mengeluarkan peluh darah saking hebatnya pergumulan
yang harus Ia hadapi.
     Ada kalanya ketika kita datang ke orang yang terdekat sekalipun, mereka tetap tidak
bisa menolong. Saat-saat seperti inilah, kita perlu berpaling pada kuasa dan pertolongan
Tuhan. Mengeluh kesana kemari tidak akan membuat pergumulan kita terasa ringan.
Justru ketika kita belajar mengadu kepada Tuhan, kita diberikan kekuatan dan jalan
keluar dalam mengatasi pergumulan tersebut. Namun, ada harga yang harus kita bayar.
Hana berdoa dan berpuasa dengan penuh kesungguhan. Yesus berdoa sampai berpeluh
darah. Banyak orang mau enaknya saja. Ingin jalan keluar yang gampang dan mudah.
     Kita perlu belajar mengalami kuasa pertolongan Tuhan dalam pergumulan hidup.
Tapi kita hanya akan menang jika kita belajar mengadu kepada Tuhan.
Apa pergumulan kita hari-hari ini? Janganlah bersandar kepada manusia. Datanglah
dan mengadulah kepada Yesus, Dia punya jawabannya. Namun janganlah lupa.
Tidak ada pergumulan yang dijawab jika kita tidak serius dan malas-malasan.
Berjuanglah dan nantikanlah Tuhan. Dia pasti akan memberi jawaban yang
mendatangkan sukacita dan damai sejahtera.